A.
Rencana
Strategik dan Arah Pengembangan Kelembagaan Jurusan (Menuju International
Community pada Tahun 2030)
Beranjak dari kesepakatan bersama antara pejabat di
tingkat universitas dan pejabat di lingkungan fakultas Tarbiyah
yang diformat dalam forum raker
universitas, terbitlah buku panduan universitas. Selanjutnya jajaran pimpinan
fakultas Tarbiyah mengapresiasi kebijakan universitas dengan terlebih
dahulu mengadakan raker di tingkat fakultas
Tarbiyah. Dari kegiatan ini, maka
segenap pejabat dan para staf secara bersama-sama menyusun visi, misi, tujuan
dan sasaran program studi. Isi maupun substansi yang ada dalam item-item
tersebut merupakan ciri khas yang dimiliki oleh masing-masing program studi yang ada di
lingkungan fakultas tarbiyah, namun tetap
berada di tengah kebijakan universitas. Artinya, masing-masing item merupakan
kepanjangan tangan atau uraian lebih jauh dari pengembangan universitas
(Steps of University Development).
Program
studi PAI mempunyai mekanisme tersendiri untuk mem-breakdown visi
universitas yaitu dengan melakukan need assesment terhadap
kebutuhan stakeholder atau pemangku kepentingan, analisis dari need assesment
tersebut dijadikan sebagai dasar utama penyusunan visi program studi PAI yang
kemudian dibahas bersama-sama dengan pejabat di tingkat fakultas Tarbiyah untuk
diterbitkan buku pedoman fakultas yang berisi visi dan misi fakultas Tarbiyah
beserta komponennya yaitu program studi termasuk PAI di dalamnya.
Semenjak tahun 2009 sampai 2030 Jurusan PAI memiliki
rencana strategis dimana hasilnya tertuang dalam sasaran mutu jurusan. Adapun
sasaran mutu jurusan PAI mencakup (a) bidang pendidikan dan pengajaran, (b)
manajemen kelembagaan, (c) peningkatan kualitas sumber daya jurusan, (d)
peningkatan kualitas penelitian, dan (e) peningkatan kualitas pengabdian
masyarakat.
Adapun rencana strategis jurusan PAI terbagi dalam
beberapa fase yaitu fase pengakuan internasional tahap
(international recognition 2007-2012). Fase ini adalah fase pemenuhan standar
internasional melalui organisasi-organisasi pemberi sertifikat internasional
seperti ISO serta kerjasama-kerjasama yang berskala internasional seperti tukar
pelajar mahasiswa asing, sehingga mereka bisa datang untuk studi di jurusan PAI
seperti mahasiswa dari Thailand yang mulai tahun 2005 sampai kini sudah mulai
belajar di jurusan PAI, mengikutsertakan mahasiswa pada berbagai kompetisi baik
nasional maupun internasional. Fase yang kedua adalah fase Pengintegrasian
antara standar internasional dengan nasional (2013-2017). Fase ini merupakan
tahapan pengembangan dan pengintegrasian jurusan PAI sebagai lembaga yang mapan
secara manajerial yang berskala nasional dan internasional. Indikator-indikator
yang dibreakdown dari visi dan misi jurusan ini mengadendakan secara terencana
dan terintegrasi agar menjadi lembaga yang mapan secara nasional dan
internasional hal ini juga selaras dengan program internasionalisasi
Universitas. Adapun indikator-indikator yang dijadikan standar pada fase ini
terangkum dalam sasaran mutu jurusan
yang mengintegrasikan antara standar BAN PT dan standar ISO.
Fase
yang ketiga adalah fase Kemapanan Internasional (International Establishment
yaitu antara 2017-2023). Fase ini merupakan fase yang sudah sangat mapan secara
manajemen bagaimana pelayanan berskala internasional yang tetap melestarikan nilai-nilai
lokal. Berskala internasional, karena jurusan PAI sudah memiliki pelanggan dari
berbagai negara terutama negara di wilayah Asia Tenggara. Pada fase ini jurusan
PAI akan mendirikan ASEAN Corner untuk lebih mewujudkan dan memaksimalkan
pelayanan pada stakeholder dari berbagai negara di dunia. Fase yang keempat
yaitu Fase Reputasi Internasional 2023-2030). Pada fase ini jurusan PAI sudah
memiliki sistem pelayanan yang standar internasional, sistem informasi yang
standar internasional, proses pembelajaran standar internasional, jurusan
mengikutsertakan pada standar akreditasi internasional, rekrutmen mahasiswa
dari berbagai negara.


5:28 AM
uinmalang
0 comments:
Post a Comment